toggle
plus minus gleich

Perkembangan Harga Karet dan Pandangan ke Depan

Oleh. TB. Tjandra, Januari 2010

 

Sejak pertengahan minggu lalu harga karet yang telah mencapai 3,12 USD/kg, perlahan-lahan tertekan dan pada tanggal 26 Januari 2010 mencapai 2.95 USD/kg.

Walaupun secara fundamental belum menunjukkan pemulihan di sektor supply, namun tekanan kebijakan keuangan yang terjadi di China dan Amerika telah mampu menurunkan harga-harga saham dan komoditi di seluruh dunia.

Dibawah ini diuraikan kebijakan uang ketat di China dan Amerika.

China:

Setelah melakukan evaluasi terhadap perekonomian 2009, pemerintah China mengkhawatirkan terjadinya kondisi “over heating” di negara tersebut. 

Untuk mengendalikan perekonomian pada satu minggu sebelum Obama menyampaikan rencana proposal kebijakan keuangan, Pemerintah China telah menerbitkan kebijakan agar Bank meningkatkan Giro Wajib Minimum/Cash reserve sehingga dengan kebijakan ini bank dibatasi kemampuannya dalam menyalurkan kredit.

Kebijakan perekonomian China tahun 2009 adalah sbb:

Selain membuat keputusan untuk memberikan stimulus senilai 4 trilliun yuan atau 586 milyar USD ( 1  USD = 6.8 Yuan), juga dilakukan pelonggaran dalam pemberian kredit yang mencapai 9.5 trilliun Yuan atau 1.39 trilliun USD.

Dengan adanya kebijakan PBOC (Bank Central of China) yang mengerem kredit pada pertengahan Januari 2010, menyebabkan volume atau nilai kredit yang diharapkan akan berkurang menjadi 7.5 trilliun yuan atau 1.1 triliun USD.  Dalam kebijakan ini memang tidak dilakukan pengetatan yang tajam, mengingat mengerem pertumbuhan ekonomi terlalu tajam juga berakibat tidak baik.

Kebijakan PBOC  yang berpengaruh terhadap nilai kredit yang diberikan, tidak akan mempengaruhi dana stimulus yang telah ditetapkan yaitu senilai 4 triliun yuan (mulai November 2008 s.d. November  2010).

Hasil Program stimulus China, khususnya di sektor otomotif menumbuhkan angka penjualan mobil  dari 9,3 juta unit (2008) mencapai 13,6 juta unit (2009) sehingga menjadikan China sebagai pasar otomotif terbesar dunia mengungguli  Amerika.

Disamping itu, tahun ini Pemerintah China juga membuat jaringan jalan sepanjang 16.000 km yang tentunya juga akan menumbuhkan minat orang untuk membeli mobil angkutan atau penumpang (passenger car seperti SUV dan sedan  (bedakan dengan Commercial Vehicle (truk dan bus) dan alat berat (dump truck)).

Konsumsi karet China pada tahun 2009 sekitar 2,9 juta ton lebih tinggi 1.7%  dibandingkan tahun 2008.

Amerika:

·         Kursi senator Edward Kenedy (Alm) dari Demokrat yang telah duduk di senat selama 47 tahun, pada pemilihan sela dimenangkan oleh Republik, sehingga kedudukan senat menjadi 59 Demokrat dan 41 Republik, sehingga menjadikan Demokrat tidak memiliki suara mutlak.

·         Seperti diketahui Undang-undang di Amerika diputuskan oleh Kongres yang terdiri dari dua kamar yaitu house of Representative dan Senat.

·         Dengan kondisi dimana tidak lagi mengalami suara mutlak di senat dan tingginya pengangguran  yang mencapai 10% dan pengangguran tidak resmi diperkirakan 17%, maka pemerintah Obama memiliki PR yang cukup berat di tahun ini.

·         Bila hitung secara matematik dari 300 juta penduduk Amerika dan yang dewasa adalah 150 juta, maka bila 10% menganggur ada 15 juta orang atau bila sampai 17% berarti ada 25,5 juta orang.

·         Bila pada tahun 2007 sektor konsumsi mencapai 67% dari GDP dan sektor perumahan mencapai 31% dari GDP.

·         Sementara bila di lihat tahun 2009 faktor konsumsi diperkirakan menurun karena pengangguran meningkat dan banyak rumah yang disita.

·         Oleh sebab itu walaupun ada pemulihan ekonomi diperkirakan pemulihannya masih belum diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja. (Jobless recovery).

·         Pengaruh Stimulus:

-          Tahun 2009 Pemerintah Amerika menyediakan paket stimulus senilai USD 787 milliar

-          Dalam pelaksanaannya yang diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja untuk 3 juta orang ternyata tidak berhasil dan pengangguran masih tinggi.

-          Mekanisme penyaluran dana stimulus berbeda dengan China yang terpusat tetapi dipecah ke 50 negara bagian, sehingga penerapannya menjadi kurang efektif.

-          Penerapan Stimulus China dapat berhasil disebabkan oleh perencanaan yang sudah disiapkan sebelum terjadi krisis, sehingga begitu dapat stimulus langsung berjalan, sementara Amerika setelah terjadi krisis baru menyusun program.

·         Perkiraan yang menyebabkan timbulnya krisis di Amerika.

-          Hal ini dimulai dari kebijakan Alan Greenspan tahun 2000 saat pemulihan ekonomi akibat terjadinya crash di perusahaan computer, yang diikuti dengan hancurnya Dow Jones pada September 2001. 

 -          Kebijakan yang diambil adalah

1.    Menetapkan suku bunga murah

2.    Bank Commericial yang dulunya dipisahkan dari kegiatan investasi saat itu dimungkinkan untuk berinvestasi di pasar saham/komoditi.

-          Hal ini mendorong hedge funds memanfaatkan dana ini yang akhirnya pada tahun 2007 membuat kehancuran ekonomi global, yang akhirnya menimbulkan resesi besar pada tahun 2008.

 Kondisi  2009:

1.    Amerika pada kuartal terakhir tumbuh 3-4%, namun bila dilihat secara keseluruhan tahun 2009, USA defisitnya meningkat menjadi USD 1.4 triliun dari tahun 2008 di bawah 1 triliun.

2.    China kuartal terakhir tumbuh 10,7%, untuk pertumbuhan selama tahun 2009 mencapai 8,7%, lebih tinggi dari yang direncanakan pemerintah 8%.

3.    India tumbuh 7% dari rencana 6%

Kenaikan harga yang terjadi pada akhir Desember 2009:

1.        Permintaan dari long term contract yang bertambah dari pabrik ban utama.

2.        Permintaan dari China, yang mengusahakn pengapalan di awal Februari

3.        Pasokan karet alam dari belahan utara yang masih kurang baik. Akhir  Desember harusnya masa produksi karet alam di belahan Utara (Thailand, Malaysia) dalam kondisi puncak, namun dengan buruknya cuaca telah mengganggu produksi di daerah ini.

4.        Antisipasi memasuki gugur daun di belahan utara pada bulan Februari 2010

Prediksi tahun 2010

1.    Pertumbuhann ekonomi negara maju menurut IMF diperkirakan mencapai 1,5%

2.    India kemungkinan akan tumbuh 7%

3.    China kemungkinan akan tumbuh 8%

Harapan di sektor perkaretan 2010:

1.    Kebutuhan karet alam akan tetap bertambah sehubungan dengan harapan pemulihan ekonomi sedunia

2.    Setidak-tidaknya sektor otomotif di Seluruh dunia akan menggeliat (long term dari major tyre manufacturer : SMPT, BS, GY, Pirelli tahun ini bertambah)

3.    India  juga mengalami kekurangan karet alam

Jangka pendek:

1.    Pengaruh yang menekan harga karet adalah adanya kebijakan China dan Amerika yang menaikan CAR di perbankan sehingga akan menimbulkan gejolak di pasar finansial yang berimbas pada turunnya berbagai harga komoditi seperti minyak kurang dari 75 USD/barrel, emas kurang dari 1100 USD/ounce dan berbagai komoditi lainnya

2.    Pengaruh yang dapat mendorong naiknya harga karet adalah ketatnya pasokan dari belahan utara

3.    Terjadinya wintering di belahan utara pada bulan Februari 2010

4.    Penurunan harga diperkirakan akan terjadi sementara secara landai dengan supporting level pada 2,85 USD/kg.

Back 

Email Print PDF